Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

Redaksi Salatiga Pos
Minggu, 28 Januari 2024, 15:07 WIB
Last Updated 2024-01-28T08:07:33Z
KRIMINALTERKINI

Drama Tawuran Terungkap di Salatiga, Fakta Baru Membongkar Kasus Pencurian dengan Kekerasan

Advertisement


Laporan: Slamet Riyadi


SALATIGAPOS.COM - Cerita pencurian dengan kekerasan di Salatiga mengalami twist mengejutkan setelah Polres Salatiga mengungkap fakta baru. 


Korban Diky, awalnya dituduh sebagai korban begal, rupanya terlibat dalam tawuran dengan kelompok Kali Buket Takkan Mundur (KBTM) di perempatan Salib Putih.


Diky yang terpisah dari KBTM dikejar dan dikeroyok oleh 9 pelaku yang mengendarai sepeda motor, menyebabkan luka serius. Setelah peristiwa itu, Diky menyatakan dirinya sebagai korban pembegalan dengan kerugian HP, jumper, dan uang.


Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Salatiga berhasil mengungkap bahwa Diky bukan korban pembegalan, melainkan bagian dari rencana tawuran KBTM dengan kelompok Kopeng. 


Di perempatan Salib Putih, KBTM bertemu dengan kelompok lain yang sedang dalam penyelidikan, melakukan tawuran dengan senjata tajam.


Rekaman video membantu mengidentifikasi, dan tim Opsnal berhasil mengamankan 3 pelaku tawuran bersenjata tajam, inisial R (19 tahun), D (21 tahun), dan W (23 tahun) dari kelompok KBTM. Pelaku dari kelompok lain masih dalam pengejaran.


Ketiga pelaku dihadapkan pada ancaman Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan hukuman 10 tahun penjara. 


Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, melalui Kasi Humas Polres Salatiga, IPTU Henri Widyoriani, membenarkan bahwa kejadian tersebut bukan pencurian atau pembegalan, melainkan tawuran antar dua kelompok dengan senjata tajam. Kasus yang sempat viral di media sosial berhasil diungkap dengan jelas.(*)