Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

Redaksi Salatiga Pos
Rabu, 06 Desember 2023, 04:06 WIB
Last Updated 2023-12-05T21:06:22Z
SEPUTAR JATENGTERKINI

Polemik Kualitas Pembangunan Jalan Tegalsari Bergas Lor, Warga Keluhkan Kurang Maksimalnya Pekerjaan CV. Sempulur

Advertisement


Laporan: Slamet Riyadi


SALATIGAPOS.COM |  Hono, tokoh masyarakat Bergas Lor, mengekspresikan kekecewaannya terhadap kualitas hasil pembangunan jalan di Lingkungan Tegalsari. 


Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Sempulur dengan anggaran Rp. 176 juta untuk dua titik lokasi disoroti karena dinilai kurang maksimal, dengan mutu material shand sheet diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.


Menurut Hono, shand sheet yang terlihat putih menunjukkan kurangnya campuran aspal, pemadatan yang tidak maksimal, dan menghasilkan ketebalan latasir yang kurang padat serta berongga.


Hono berharap instansi terkait melakukan pengecekan detil agar anggaran pembangunan sesuai dengan rencana.


Keluhan serupa disampaikan oleh warga lain, SR, yang mengalami dampak pemadatan yang kurang maksimal, menyebabkan permukaan jalan tidak rata dan gembung.


SR menambahkan bahwa sisi pinggir jalan terlihat gembung, berongga, dan tidak rata, menunjukkan pemadatan yang kurang.


Pelaksana proyek, Susanto dari CV.Sempulur membantah tuduhan pekerjaan asal-asalan. Menurutnya, pelaksanaan sudah sesuai standar teknis dan SOP, dengan hasil PHO yang telah diperiksa oleh tim teknis dan PPK dari DPU Kabupaten Semarang. 


Dia menegaskan bahwa BQ, RAB, dan gambar yang diterima sudah diaplikasikan dalam pelaksanaan dengan ketebalan 1,5 cm dan mutu latasir yang memenuhi syarat, diambil dari Multicon.


Direktur ICI Jateng melalui anggota Devisi Investigasi dan Monitoring Bidang Konstruksi, M Ariyanto, mengingatkan bahwa kualitas bahan aspal yang tidak sesuai syarat dan spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan jalan. 


Ia menekankan peran penting pengawas lapangan dan Job Mix Formula untuk memastikan kualitas aspal.


M Ariyanto juga menambahkan bahwa beberapa faktor, seperti kadar aspal tidak sesuai Job Mix Formula, suhu penghamparan aspal yang tidak sesuai, dan kurangnya jumlah passing pemadatan, dapat menjadi penyebab kerusakan lapis perkerasan aspal pada jalan.


"Kami ICI Jateng berkomitmen untuk melakukan investigasi lebih lanjut, dan jika ditemukan kesengajaan dalam mengurangi mutu, akan melaporkan ke APIP dan aparat penegak hukum,"ungkap Aryanto.


ICI menegaskan bahwa semua pihak, termasuk pelaksana, pengawas, dan OPD, harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan jalan.


Berita telah tayang di harian7.com, pada Selasa, 05 Desember 2023, berjudul "Duh, Warga Keluhkan Hasil Pekerjaan Jalan Aspal di Tegalsari , Diduga Mutu Sand Sheet Tidak Sesuai Spefikasi Teknis"