Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

Redaksi Salatiga Pos
Jumat, 08 Desember 2023, 14:21 WIB
Last Updated 2023-12-08T07:21:52Z
KABAR TNISEPUTAR JATENGTERKINI

Dandim 0714/Salatiga dan Bupati Semarang Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pasar, Perangi Demam Berdarah Bersama Forkopimda

Advertisement


Laporan: Slamet Riyadi


SALATIGAPOS.COM - Dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, SE, M.Si, dan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH, MH, bersama Forkopimda Kabupaten Semarang, memimpin aksi bersih-bersih pasar sebagai langkah konkret untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit. 


Kegiatan ini difokuskan pada eliminasi tempat perindukan nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus penyebab demam berdarah.


Dandim dan Bupati Semarang tidak hanya memimpin upaya membersihkan area pasar, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan demam berdarah. 


Dandim, saat memimpin apel karya bhakti di Pasar Babadan Kelurahan Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Jumat (09/12/2023), menyatakan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.


"Kegiatan bersih-bersih ini bukan hanya respons terhadap ancaman demam berdarah, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan pasar Babadan dan kesehatan masyarakat," tegas Dandim.


Bupati Semarang menambahkan bahwa partisipasi aktif dari penjual dan pembeli pasar sangat penting untuk menjaga kebersihan yang menunjang kesehatan.


"Pasar ku Resik, Rejeki ku Yo Apik," ujar H. Ngesti, menekankan perlunya menjaga kebersihan secara kontinyu. 


Dandim dan Bupati berharap bahwa upaya ini dapat merangsang kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan untuk melindungi diri dan lingkungan dari penyakit yang dapat membahayakan kesehatan.


Anggota Kodim 0714/Salatiga dan aparat pemerintah Kabupaten Semarang, bersama warga, secara langsung turun tangan dalam menghilangkan genangan air, membersihkan saluran pembuangan, dan melakukan kegiatan fogging untuk memastikan penanganan efektif pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. (*)