Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

Redaksi Salatiga Pos
Rabu, 08 November 2023, 20:54 WIB
Last Updated 2023-11-08T13:54:24Z
BALAI KOTAPENDIDIKANTERKINI

Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga Terlibat dalam Workshop Pengelolaan Sampah Bersama Bank Sampah Wares Tegalrejo, Begini Jelasnya..

Advertisement


Laporan: Harvi Candra

Editor: Riyadi


SALATIGAPOS.COM - SMP RUQ Al Falah di Salatiga telah sukses menggelar kegiatan yang bertujuan untuk mengimplementasikan program P5 dalam kurikulum merdeka. 


Sekolah ini berkolaborasi dengan Bank Sampah Waras Resik (Wares) Tegalrejo dan pengurus Bank Sampah Induk (BSI) Salatiga untuk menjalankan program ini.


Dalam kegiatan yang diadakan, Bank Sampah Wares mengirimkan dua pemateri kreatif yang bertugas membimbing siswa-siswi SMP RUQ Al Falah. Hasilnya, para siswa praktek membuat berbagai karya seni dari sampah plastik bekas. 


Mereka berhasil membuat miniatur ikan dari botol plastik bekas, bunga dari botol plastik bekas, piring dari mulut cup botol minum, dan bunga dari kresek plastik bekas sebagai pembuka acara.


Halimah, perwakilan dari Bank Sampah Wares, menyatakan bahwa sosialisasi workshop pengelolaan sampah ini sangat penting bagi siswa. 


Ia berharap bahwa setelah sosialisasi ini, siswa akan segera menerapkannya di sekolah mereka. 


Selain mengurangi sampah plastik melalui daur ulang, mereka juga dapat menciptakan karya seni yang mendukung perekonomian.


"Selain mengurangi sampah plastik dengan cara mendaur ulang, juga bisa menunjang perekonomian," ujarnya.


Pantauan media ini, pengelolaan sampah di sekolah ini menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi jumlah sampah barang yang terpakai dan menjaga lingkungan. 


Dengan prinsip 3R ini, sekolah dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang akhirnya akan berakhir di tempat pembuangan akhir. Upaya ini memberikan contoh yang baik tentang pentingnya menjaga lingkungan.


Siswa-siswi SMP RUQ sangat antusias dalam mengikuti workshop tersebut, bahkan ada yang membuat lebih dari satu karya seni. Kesadaran untuk menjaga lingkungan pun mulai tumbuh, seperti memilah-milah sampah, mengklasifikasi sampah, dan tidak membuang sampah sembarangan.


Waka Kurikulum Unggulan, M. Yasin Al Amin, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Dengan bekerja sama dengan pihak luar sekolah dalam hal pengelolaan sampah, mereka berharap dapat menjalin kerja sama yang baik dengan Bank Sampah Wares. 


Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter positif pada anak-anak, seperti kerja keras, keuletan, kerja sama tim, dan hal-hal positif lainnya.


"Harapan kami sebagai lembaga pendidikan smp ruq al falah dapat menjalin kerja sama yang baik dengan Wares tersebut. Selanjutnya setelah kegiatan ini karakter positif anak bisa terlihat dan bertumbuh kembang dengan baik seperti kerja keras, keuletan, kerja sama tim, dan lain sebagainya," ujar Yasin.(*)