Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

Redaksi Salatiga Pos
Sabtu, 11 November 2023, 17:29 WIB
Last Updated 2023-11-11T10:29:24Z
BALAI KOTATERKINI

Karnaval Pelajar Anti Bullying di Kota Salatiga: Ratusan Peserta Dukung Kampanye Pencegahan Perundungan

Advertisement

 


Laporan: Slamet Riyadi


SALATIGAPOS.COM - Ratusan peserta dari sekolah menengah pertama (SMP) se Kota Salatiga bergabung dalam karnaval pelajar anti bullying pada Sabtu, 11 November 2023. 


Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini, menyatakan bahwa kampanye ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap isu perundungan.


Nunuk menjelaskan konsep kampanye sebagai langkah untuk melibatkan orangtua dalam mendidik anak, mengingat masih banyak yang mengira pendidikan hanya terjadi di sekolah.


"Lewat karnaval ini, orang luas diharapkan tertarik untuk memahami lebih dalam tentang bullying," kata Nunuk kepada wartawan.


Kampanye ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka nomor 25 tentang anti kekerasan, dengan fokus menghilangkan praktik bullying di semua elemen, bukan hanya di sekolah. 


Meskipun masih ada perilaku perundungan, Nunuk mencatat bahwa prosentasenya rendah, dan setiap sekolah di Salatiga telah membentuk kelompok kerja khusus serta bekerjasama dengan Dinas Perlindungan Anak (DPA) Salatiga.


Nunuk menyoroti dampak negatif perilaku bullying, termasuk penurunan minat belajar dan risiko tindakan ekstrim seperti bunuh diri. Dalam upaya pencegahan, di Salatiga, kelas parenting telah dibentuk untuk melibatkan orangtua siswa dalam mendidik anak.


Seorang peserta, Vano (13), menyambut baik karnaval anti bullying sebagai langkah positif. Meski mengatakan tidak ada praktik bullying di sekolahnya, Vano berharap kampanye ini dapat membuat praktik perundungan benar-benar tak lagi ada. "Saya sangat senang sekali dan semoga praktik bullying tidak ada lagi," ungkap Vano, siswa kelas 7 SMPIT Nidaul Hikmah.