Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement

Redaksi Salatiga Pos
Rabu, 25 Oktober 2023, 02:50 WIB
Last Updated 2023-10-24T19:50:48Z
BALAI KOTATERKINI

Dinas Pendidikan Kota Salatiga Gelar FGD Anti Bullying yang bertajuk “Stand Up, Speak Out”

Advertisement


Laporan: Slamet Riyadi


SALATIGAPOS.COM - Dinas Pendidikan Kota Salatiga menggelar FGD Anti Bullying yang bertajuk “Stand Up, Speak Out”di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Senin (23/10/2023). 


Acara tersebut dibuka oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Nunuk Dartini. Selain itu juga dihadiri para guru dan perwakilan siswa-siswi SMP se-Salatiga.


Dalam acara ini juga hadirkan  pemateri yakni Plt. Kepala Puspresnas Kemenbudristek RI, Ir. Hendarman, Kepala Dinas Pendidikan, Nunuk Dartini, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Salatiga, Mirzantio Erdinanda,  dan Kepala Satreskrim Polres Salatiga AKP M. Arifin Suryani.


Pada kesempatan ini Sinoeng mengingatkan bahwa bullying tidak hanya terjadi di sekolah namun di rumah juga bisa terjadi. 


“Orang tua adalah faktor krusial, bullying itu juga terjadi di lokal-lokal domestik, dirumah siapa yang mengendalikan. Ketika orang tua belum paham anaknya bagus di paduan suara namun kurang di matematika, tapi dia dirumah dihabisi sama ayahnya ibunya, ya habis sudah,”ucapnya.


Sinoeng juga memberikan 3 poin penyelesaian masalah bullying yaitu Meet Up Frequently (Sering Bertemu), Regrouping Activities (Kegiatan Berkelompok), dan Parenting Involvement. 


“Sekolahan, murid, orang tua harus sering-sering ketemu. Kalua tidak sering ketemu biasanya akan ada slot-slot kosong untuk menjadi potensi bullying itu terjadi."


"Selain itu, kurangi kegiatan individu, tambahi kegiatan kelompok yang bisa memungkinkan orang yang biasanya berantem dia bisa berkerja sama di 1 grup yang sama. Dan terakhir, anak muda sekarang tidak belajar dari nasihat, tetapi belajar dari teladan, maka dari itu berilah contoh dalam tindakan,” jelasnya.(*)